-->

6/29/2011

Agustus, Warga Jakarta Pakai KTP Elektronik

Nomor induk nasional akan diterbitkan dan digunakan untuk seluruh kartu identitas.

Mulai Agustus 2011 mendatang, sebanyak 7,3 juta warga Jakarta akan dimobilisasi untuk mengurus Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).
Jenis kartu identitas baru ini akan berlaku secara nasional untuk menghilangkan munculnya identitas ganda maupun palsu. Belakangan diketahui, isu terorisme ikut mendorong pembuatan e-KTP ini dipercepat.



Kartu identitas yang akan dilengkapi chip itu dianggap dapat menyelesaikan masalah pendataan penduduk. Apalagi saat banyak pendatang baru masuk Jakarta setelah masa lebaran. Dan Jakarta adalah provinsi pertama yang akan menerapkan proyek nasional percontohan pembuatan KTP elektronik ini.

Dengan metode baru ini, setiap warga hanya akan memiliki satu nomor induk kependudukan nasional (NIK). Nomor yang dimiliki warga akan mengkonversikan sejumlah kartu identitas seperti KTP, SIM, NPWP, visa, BPKB dan paspor.

Sejak 2 November tahun lalu, Kelurahan Menteng, Gondangdia, Kebon Sirih, Cikini, dan Pegangsaan, telah melakukan uji coba. Tujuan e-KTP ini cukup jelas, menertibkan data administrasi kependudukan. Saat mengurus akte kelahiran, nomor induk nasional akan diterbitkan dan dijadikan nomor induk sekolah bagi anak-anak mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.

Bagi warga yang akan mengganti e-KTP, tidak perlu susah dan menunggu lama untuk memilikinya. Tinggal datang ke kantor kalurahan dengan membawa surat pengantar RT dan RW. Kemudian, melakukan cap sidik jari dan foto. Prosesnya hanya berlangsung selama 10 menit dan tidak dipungut biaya alias gratis.

Sementara masyarakat yang akan pindah keluar kota atau provinsi tinggal mengubah domisili tempat tinggal, tanpa harus merubah nomor yang sudah terdaftar di database. Karena data dalam chip itu sudah online dengan data kependudukan di daerah lainnya di Indonesia.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta, Purba Hutapea mengatakan, pemilihan Jakarta sebagai daerah pertama yang menerapkan e-KTP berbasis chip, karena proses persiapan data warga secara elektronik dan online di seluruh kelurahan telah mencapai 90 persen.

Sehingga saat diterapkan, hanya perlu memindahkan data saja. Seluruh peralatan untuk menyimpan data maupun kartu eletronik chip, telah disiapkan pemerintah pusat. Bahkan sejak Agustus nanti, akan disebar mobil e-KTP untuk melayani masyarakat. Setiap mobil dapat melayani 250 kartu identitas per hari.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi juga sudah membeberkan keunggulan e-KTP yang akan diterapkan di Indonesia. Lebih komprehensif katanya. Bahkan lebih canggih dibandingkan dengan e-KTP yang diterapkan di RRC dan India.

Di China, e-ID tidak dilengkapi dengan biometrik atau rekaman sidik jari. Hanya dilengkapi dengan chip yang berisi data perorangan yang terbatas. Sedang di India, sistem yang digunakan untuk pengelolaan data kependudukan adalah sistem UID yang diterbitkan melalui register pada 68 titik pelayanan, sedangkan program KTP elektronik di Indonesia akan dilaksanakan di 6.214 kecamatan.

Negara Jerman telah melaksanakan sistem sama yang akan dilakukan Indonesia sejak Novermber 2010 lalu, tapi Jerman baru selesai pada 2016. Tapi di Indonesia, hanya butuh waktu dua tahun untuk melaksanakannya.


*****

Awalnya, ide pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektkronik (e-KTP) bergulir untuk mencegah terjadinya manipulasi dan penggandaan data kependudukan. Karena itu, pemerintah mempersiapkan e-KTP yang disertai chip elektronik yang juga berisi data sidik jari. Untuk seluruh kebutuhan operasional program ini diperlukan dana Rp6 miliar.

Saat ini, pemerintah telah membentuk tim yang berisi 15 orang yang terdiri dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, juga BPPT. Tim ini diketuai Irman, Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri. Tim akan mengkaji langkah efisien untuk membahas grand design, dan juga membahas pembiayaan.

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein, meminta Kementeraian Dalam Negeri untuk segera menyelesaikan pengadaan (e-KTP). Kepemilikan kartu identitas tunggal itu akan memudahkan proses penyidikan bila seseorang tersangkut masalah hukum.

KTP tunggal, kata dia, tidak hanya penting bagi industri, tapi juga penyidikan keuangan, dan kepentingan intelijen. Ini berkaca dari kasus penggelapan dana nasabah Citibank yang menyeret mantan manajernya, Inong Melinda alias Malinda Dee, sebagai tersangka. Suami Malinda dengan mudah memiliki tujuh KTP dan Melinda Dee sendiri memiliki empat KTP. Tentu ini akan menyulitkan proses penyidikan.

1 komentar:

Ridwan Topik mengatakan...

KISAH SUKSES SAYA JADI TKI – Ke Jepang, berkat bantuan Bpk DRS. HERMONO, M.A yang bekerja di BNP2TKI jakarta beliau selaku sekertaris utama BNP2TKI pusat no hp pribadi beliau 0853-9845-2347
kisah cerita saya awal jadi TKI
Perkenalkan Nama kisah Sukses saya menjadi TKI – Ke Jepang, berkat bantuan Bpk DRS. HERMONO, M.A yang bekerja di BNP2TKI jakarta beliau selaku sekertaris utama BNP2TKI pusat no hp pribadi beliau 0853-9845-2347
kisah cerita saya awal jadi TKI
Perkenalkan Nama Saya

Ridwan surabaya jawa timur
Disini saya akan bercerita kisah sukses yang menjadi kenyataan mimpi Beliau.
KEGIATAN SEBELUM MENGIKUTI PROGRAM.
Seperti para pemuda umumnya dan dengan kondisi ekonomi Keluarga saya yang pas-pasan saya ikut merasa prihatin dan menghendaki adanya perubahan ekonomi dalam keluarga saya. Saya lahir di salah satu kampung terpencil di kota surabaya jawa timur, dimana struktur tanah tempat kelahiran dia adalah pegunungan dengan mata pencaharian masyarakat sekitar petani dan beternak. Pengorbanan keluarga yang selama mendidik, membina dan membiayai hidup saya selama ini tak cukup hanya sekedar saya mengikuti jejak orang tua saya menjadi petani, saya harus membuktikan kepada keluarga untuk menjadi yang terbaik, tetapi dimana dan bagaimana? Sisi lain saya tau saya hanya lulusan SLTA sedangkan lowongan pekerjaan hanya diperuntukan bagi lulusan Diploma dan Strata 1.
Pada pertengahan tahun 2016 saya bertemu dengan seorang teman lama di Jalan Raya waru sidoarjo. Dia memperkenalkan saya dengan salah satu pejabat BNP2TKI PUSAT, Beliau adalah SEKERTARIS UTAMA BNP2TKI, DRS. HERMONO, M.A. Alamat BNP2TKI Jalan MT Haryono Kav 52, Pancoran, Jakarta Selatan 12770.
Saya diberikan No Kontak Hp Beliau, dan saya mencoba menghubungi tepat jam 4 sore, singkat cerita saya'pun menyampaikan maksud tujuan saya, bahwa sudah lama saya mengimpikan bisa bekerja di japang. Beliaupun menyampaikan siap membantu dengan bisa meluluskan dengan beberapa prosedur , saya rasa prosedur itu tidak terlalu membebani saya. Dari sinilah saya menyetujui nya, yang sangat membuat Aku bersyukur adalah bahwa saya diminta melengkapi berkas untuk saya kirim ke kantor beliau dan sayapun disuruh menyiapkan biaya pengurusan murni sebesar Rp. 22.500.000. Inilah puncak kebahagiaan saya yang akhirnya saya bisa menginjakkan kaki di negeri sakura japang.
Akhirnya saya mendapat panggilan untuk ke jakarta untuk dibinah selama 2 minggu lamanya, suami saya hanya diajarkan DASAR berbahasa japang. Makna yang terkandung di dalam'nya sangat luar biasa dirasakan oleh saya, tanggung jawab, disiplin, berani dan sebagainya merubah total karakter saya yang dulu cengeng dan kekanak-kanakan, walau kadangkala saya masih belum begitu yakin apakah dia bisa berangkat Ke Jepang dengan baik, akhirnya saya mendapat Contrak kerja selama 3 tahun lamanya di bidang industri.
Rasa pasrah dan khawatir menghinggapi saya saat itu, seorang anak kampung berangkat ke Jepang dengan menggunakan pesawat terbang yang sebelum belum pernah saya rasakan sebelumnya. Jangankan naik di atas pesawat melihat dari dekatpun suami saya belum pernah sama sekali.Di Bandara Soekarno Hatta kami di temani oleh petugas Depnakertrans dan IMM Japan untuk melepas keberangkatan saya, rasa haru dan air mata sedih berlinang di pipih saya pada saat saya di izinkan prtugas untuk pamit kepada keluarga yang kebetulan saya diantar oleh paman di jakarta, kami saling berpelukan dan mohon salam dan restu dari orang tua dan keluarga.
MASA MENGIKUTI PROGRAM KEBERANGKATAN DI JEPANG.
Setibanya di NARITA AIRPORT Jepang, saya dijemput oleh petugas IMM Japan yang ada di sana, dan dia diantar ke Training Centre Yatsuka Saitama-ken untuk mengikuti pembekalan sebelum di lepas ke perusahaan penerima magang di Jepang. jika anda ingin seperti saya anda bisa, Hubungi Bpk sekertaris utama BNP2TKI, DRS. HERMONO, M.A ini No Contak HP pribadi Beliau: 0853-9845-2347 siapa tahu beliau masih bisa membantu anda untuk mewujudkan impian anda menjadi sebuah kenyataan.

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...